Mahkamah Agung Saudi Arabia, sore ini, Sabtu (6/11) telah menggelar pertemuan di kota Riyadh, Saudi Arabia, dan melakukan pengkajian penentuan awal bulan Zulhijjah 1431 H. Hasil pengamatan hilal hingga sore ini menunjukkan, bahwa bulan telah nampak dan Ahad besok ditetapkan sebagai tanggal 1 Zulhijjah 1431 H.
Dalam pernyataan yang disebarkan oleh Kantor Berita Saudi Arabia, Mahkamah Agung mengatakan, "Bulan baru untuk Zulhijjah dipastikan positif terlihat pada Sabtu sore ini (6/11), dengan demikian ditetapkan
bahwa Wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada hari Senin, 9 Zulhijjah bertepatan dengan tanggal 15 November. Sedangkan hari raya Idul Adha 1431 H akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Zulhijjah bertepatan dengan tanggal 16 November 2010."
Jama'ah haji dari berbagai penjuru dunia dikabarkan terus berdatangan. Menteri urusan Haji Saudi Arabia melaporkan, bahwa jumlah jamaah haji yang tengah sampai ke Tanah Suci saat ini kurang lebih sebanyak 1,1 juta jama'ah, baik dari negara-negara bermayoritas muslim, negara Arab maupun dari negara minoritas muslim.
Sumber tersebut kemudian menyebutkan, bahwa pihak kerajaan Saudi menetapkan tanggal 5 Zulhijjah sebagai tanggal terakhir untuk jadwal kedatangan jamaah haji dari luar Saudi ke tanah suci.
Untuk saat ini, pihak Departemen Haji Saudi mengatakan, berdasarkan laporan petugas yang ditempatkan di jalan penghubung antara kota suci Madinah dan Makkah, bahwa jumlah jamaah yang kini berada di Makkah sebanyak 700.000 jama'ah sedangkan sisanya masih berada di kota Madinah.
Dilaporkan pula, bahwa jumlah jama'ah haji resmi baik dari dalam maupun luar Saudi pada tahun ini diperkirakan mencapai angka 2 juta jamaah, sedangkan jamaah ilegal diperkirakan sebanyak 1 juta jamaah, sebagian mereka banyak yang membuat tenda di tepi-tepi jalan.
Sejak hari Kamis kemarin (4/11) UU baru telah diterapkan, berisikan pelarangan pemberangkatan jama'ah menuju kota Madinah setelah pukul 11 malam. Upaya ini diberlakukan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, disamping juga untuk mengatur jumlah kepadatan jama'ah yang menumpuk di kota Madinah.
Dalam pernyataan yang disebarkan oleh Kantor Berita Saudi Arabia, Mahkamah Agung mengatakan, "Bulan baru untuk Zulhijjah dipastikan positif terlihat pada Sabtu sore ini (6/11), dengan demikian ditetapkan
bahwa Wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada hari Senin, 9 Zulhijjah bertepatan dengan tanggal 15 November. Sedangkan hari raya Idul Adha 1431 H akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Zulhijjah bertepatan dengan tanggal 16 November 2010."
Jama'ah haji dari berbagai penjuru dunia dikabarkan terus berdatangan. Menteri urusan Haji Saudi Arabia melaporkan, bahwa jumlah jamaah haji yang tengah sampai ke Tanah Suci saat ini kurang lebih sebanyak 1,1 juta jama'ah, baik dari negara-negara bermayoritas muslim, negara Arab maupun dari negara minoritas muslim.
Sumber tersebut kemudian menyebutkan, bahwa pihak kerajaan Saudi menetapkan tanggal 5 Zulhijjah sebagai tanggal terakhir untuk jadwal kedatangan jamaah haji dari luar Saudi ke tanah suci.
Untuk saat ini, pihak Departemen Haji Saudi mengatakan, berdasarkan laporan petugas yang ditempatkan di jalan penghubung antara kota suci Madinah dan Makkah, bahwa jumlah jamaah yang kini berada di Makkah sebanyak 700.000 jama'ah sedangkan sisanya masih berada di kota Madinah.
Dilaporkan pula, bahwa jumlah jama'ah haji resmi baik dari dalam maupun luar Saudi pada tahun ini diperkirakan mencapai angka 2 juta jamaah, sedangkan jamaah ilegal diperkirakan sebanyak 1 juta jamaah, sebagian mereka banyak yang membuat tenda di tepi-tepi jalan.
Sejak hari Kamis kemarin (4/11) UU baru telah diterapkan, berisikan pelarangan pemberangkatan jama'ah menuju kota Madinah setelah pukul 11 malam. Upaya ini diberlakukan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, disamping juga untuk mengatur jumlah kepadatan jama'ah yang menumpuk di kota Madinah.
RSS Feed
Twitter







0 komentar:
Posting Komentar